Sel. Des 10th, 2019

OkeTrans22

Mengutamakan Kepuasan dan Kenyamanan

Air Terjun Tuwondo via IG @juwardi605

Air Terjun Tuwondo – Di kabupaten Bantul Yogyakarta, khususnya di daerah Piyungan terdapat sebuah objek wisata baru yang diberi nama air terjun tuwondo.

Karena tempat ini baru saja dibuka sehingga pengelolaannya masih dalam pengembangan objek wisata yang berbasis pedesaan, dan belum dikelola secara optimal oleh dinas pariwisata setempat. Sehingga pengelolaannya masih sebatas kemampuan mereka, namun sudah cukup membuat pengunjung merasa nyaman.

Air terjun ini merupakan air terjun musiman dimana ketika musim penghujan tiba debit air ditempat ini sangat deras dan terlihat begitu mengagumkan, namun ketika musim kemarau tiba debit airnya akan sangat sedikit dan bahkan bisa sampai kering ketika terjadi musim kemarau yang cukup ekstrim. Atau para penduduk sekitar sering menyebutnya air terjun musiman.

Namun tahukah anda justru hal ini yang menjadi daya tarik air terjun tuwondo ini. Dimana banyak dari para wisatawan yang menanti – nanti musim penghujan agar bisa mengunjungi lokasi wisata ala mini dan menikmati keelokannya yang masih sangat alami. Tidak heran jika musim penghujan tiba adalah saat – saat yang dinanti, hal ini dibuktikan dari padatnya pengunjung di lokasi wisata ini.

Para wisatawan bukan hanya berasal dari kota Jogja dan sekitarnya saja, namun ada juga yang datang jauh – jauh dari luar kota dan bahkan luar pulau. Terutama bagi mereka para pecinta alam. Berpetualang di tengah hutan untuk menemukan sebuah harta karun yang berupa air terjun memang bukan pekerjaan yang mudah, apalagi jika medannya cukup memacu adrenalin. Untuk melihat lebih jelasnya mengenai air terjun tuwondo mari kita lihat ulasannya berikut ini.

Sejarah dan Asal Usul Grojogan Tuwondo

Pertama – tama kita akan melihat asal usul dari nama tuwondo ini sendiri, dimana kata “tu” alias watu yang berarti batu, lalu kata “ondo” yang berarti tangga. Ternyata kaitan tangga dan batu bisa dilihat dari bentuk air terjun yang tersusun bertingkat seperti tangga dari batu sehingga air terjun ini diberi nama tuwondo.

Yang menjadi keunikan air terjun ini dan membuatnya berbeda dari air terjun pada umumnya adalah bentuknya yang memiliki tingkat tiga.

Untuk setiap tingkatnya memiliki ukuran tinggi sekitar 3 hingga 5 meter. di sekitar lokasi wisata air terjun ini terlihat hutan yang masih sangat alami, banyak sekali ditumbuhi pepohonan yang rimbun dan menjulang tinggi, serta di beberapa bagiannya terlihat semak belukar yang membuat tempat ini semakin terlihat eksotis.

Ketika kamu memasuki area wisata kamu diharuskan berjalan kaki sejauh beberapa meter, di sepanjang perjalanan kamu akan melalui bebatuan yang berjenis batu kapur dan batu andesit. Di sekitar air terjun nantinya terdapat beberapa batu yang bertuliskan berbagai larangan saat berkunjung. Jadi para wisatawan dihimbau untuk mentaati larangan tersebut agar tidak terjadi Sesuatu yang tidak diinginkan.

Air Terjun Tuwondo via IG @juwardi605

Air Terjun Tuwondo via IG @juwardi605

Lokasi Wisata Alam Air Terjun Tuwondo  Jogja

 Lokasi air terjun tuwondo ini cukup dekat dari Tugu Jogja, berjarak puluhan kilometer di selatan kota Jogja. Letak lokasinya yang berdekatan membuat kondisi jalannya cukup mudah dilalui motor ataupun mobil dengan jalannya yang cukup lebar dan sudah di aspal, namun untuk transportasi umum belum tersedia.

Lokasi wisata alam air terjun tuwondo ini berada di kampung Lemah Abang, Dusun Banyakan, Desa Situmulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah melihat alamatnya dengan jelas buat kamu yang ingin melihat kondisi wilayahnya bagaimana bisa langsung search lokasi di google maps.

Rute Menuju Wisata Alam Air Terjun Tuwondo

jika kamu memulai perjalanan dari tugu Jogja hingga ke lokasi air terjun letaknya lumayan dekat hanya berjarak 14,3 kilometer, dengan waktu tempuh hanya sekitar 34 menit jika dilalui dalam kondisi normal menggunakan motor ataupun mobil membuat lokasi ini sangat mudah dijangkau dan jalan nya yang lebar membuatnya sangat mudah dilalui.

Buat kamu yang penasaran dengan rute menuju lokasinya bisa langsung melihat penjelasan kami berikut, perjalanan dimulai dari pusat Kota Jogja lalu mulai perjalanannya menuju arah Timur melalui jalan KH. Ahmad Dahlan.

Lalu lanjutkan perjalanan menuju jalan Panembahan Senopati lalu jalan terus hingga kamu menemukan perempatan dan ambil arah menuju selatan ke jalan Brigadir Katamso, kemudian jalan terus sampai menemukan ambil arah menuju Timur ke jalan Kolonel Sugiono,lalu jalan lurus terus hingga kamu menemukan pertigaan kembali dan silahkan ambil arah menuju jalan Sisingamangaraja.

Lalu jalan terus menuju jalan Imogiri Barat, dan jalan terus hingga nanti kamu menemukan perempatan lalu ambil arah menuju Selatan ke Jalan Imogiri Timur dan jalan lurus terus sampai kamu menemukan perempatan dan ambil arah menuju timur ke jalan Monumen Perjuangan.

Kemudian jalan lurus terus hingga menemukan perempatan dan ambil arah ke selatan menuju jalan Pleret, lalu didepan nantinya kamu akan menemukan pertigaan kembali dan ambil arah ke timur menuju ke jalan Sitimulyo Segoroyoso, lalu silahkan ikuti jalan utama sampai kamu menemukan Air Terjun Tuwondo.

Peta Menuju Curug Tuwondo

Harga Tiket Masuk Wisata

Santuy di Grojogan Tuwondo via IG @jogjagoldstory

Santuy di Grojogan Tuwondo via IG @jogjagoldstory

Jogja memang sangat dikenal dengan wisata alam yang sangat murah, tidak heran jika kota ini menjadi kota tujuan wisata. Para wisatawan yang datang tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Apa lagi buat kamu yang memiliki dana pas – pasan kami merekomendasikan untuk segera datang ke kota Jogja. Air terjun tuwondo juga salah satu destinasi wisata alam yang sangat murah, apa lagi pengelolaan tempat ini yang masih dilakukan secara swadaya masyarakat. Sehingga untuk tiket masuk dan parkir kendaraan roda dua dan roda empat belum memasang tarif resmi.

Anda bisa memberi sumbangan seikhlasnya untuk bisa menikmati pesona alam di tempat ini. selain itu sumbangan dari para pengunung nantinya akan digunakan untuk biaya perawatan lokasi wisata dengan begitu buat kamu yang berkunjung sama jasa turut membantu melestarikan tempat ini.

Selain itu uang hasil sumbangan para pengunjung nanti sebagian di gunakan untuk membayar tenaga warga yang turut mengelola wisata alam air terjun tuwondo ini.

Fasilitas Pendukung Wisata

Pengelolaan tempat ini yang masih mengandalkan swadaya masyarakat sehingga pengelolaannya juga masih sebatas kemampuan mereka. Hal ini bisa kita lihat dari beberapa fasilitas pendukung yang belum memadai, namun sudah bisa membuat pengunjung merasa nyaman berada di tempat ini.

Jika kamu ingin lokasi wisata ala mini memiliki fasilitas yang lengkap maka silahkan mengunjungi lokasi dan ajak teman serta kerabat agar sumbangan dari kamu nantinya bisa digunakan untuk membangun fasilitas yang lebih memadai.

Selain itu kita juga berharap uluran tangan pemerintah dinas pariwisata setempat untuk ikut membantu pengelolaan tempat ini agar pesona alam negeri kita semakin berkualitas dan diminati berbagai kalangan. Berikut beberapa fasilitas pendukung di tempat ini seperti:

  • Area parkir : meski fasilitas di tempat ini belum begitu memadai namun sudah dilengkapi dengan area parkir yang sederhana dan dijaga oleh beberapa pemuda karang taruna sehingga cukup aman dan nyaman
  • Tempat sampah juga tersedia di tempat ini, dimana terlihat di beberapa titik lokasi diletakkan tong sampah
  • Toilet umum menjadi salah satu pendukung yang ada di tempat ini. kamu cukup membayar 2000 rupiah saja sebagai uang kebersihan
  • Kursi panjang yang terbuat dari bambu untuk kamu yang lelah dan ingin istirahat sejenak sambil menikmati keindahan alam di sekitar air terjun yang masih sangat hijau dan belum tercemar polusi sama sekali.

Jangan lewatkan juga: Wisata Alam Gua Selarong Bantul

Pesona Wisata Alam Grojogan Tuwondo 

Air terjun tuwondo yang terletak di kota Jogja ini memiliki sejuta pesona yang memang cocok dinikmati para pelancong. Apa lagi air terjun ini termasuk ke dalam kategori musiman, dimana ketika musim penghujan akan terlihat aliran air yang mengaliri bebatuan bertingkat tiga ini dengan sangat indahnya.

Namun ketika musim kemarau tiba aliran air ditempat ini bisa sangat sedikit jumlahnya, bahkan kering untuk beberapa kasus musim kemarau berat.

Dengan begitu tempat wisata ini sangat ditunggu – tunggu dan dinantikan keberadaannya di musim musim tertentu. Tidak heran jika musim penghujan tiba, banyak sekali wisatawan yang berkunjung. Pengunjung bukan hanya berasal dari warga sekitar Jogja saja namun banyak juga yang berasal dari luar kota dan luar pulau.

Memasuki area destinasi wisata ini kamu akan disambut dengan jalan setapak yang berbatu kapur sehingga kamu perlu berjalan kaki sejauh beberapa meter. Di sepanjang perjalanan akan disuguhkan pemandangan hutan yang eksotis. Terlihat dari kejauhan jejeran bukit barisan yang berdiri kokoh. Sangat cantik ketika kamu mengabadikannya menggunakan kameramu.

Pesona Curug Tuwondo via Lensanasrul

Pesona Curug Tuwondo via Lensanasrul.com

Terdapat pula pepohonan yang tumbuh sangat subur. Membuat suasana terasa sangat damai dengan hembusan angin semilir menambah membuat suasana semakin tenang dan sunyi, sehingga sangat cocok buat kamu yang ingin menenangkan pikiran dan rehat sejenak dari rutinitas harian yang cukup menguras energi dan pikiran.

Bukan hanya sampai disitu saja pesona air terjun tuwondo ini. karena sesampainya di lokasi air terjun mata kamu akan sangat kagum dengan keindahan aliran airnya.

Terlihat air yang mengalir sangat deras  dan segar, membuat kita tidak sabar untuk bermain air di cekungan yang berada di bawahnya yang terbentuk secara alami, meskipun pada aliran airnya berwarna sedikit kecokelatan merah mengandung partikel halus dari tanah merah namun cukup aman jika digunakan untuk bermain air.

Terlihat tiga tingkat bebatuan yang dialiri air,  untuk setiap tingkatannya memiliki ketinggian 3 hingga  meter. gemericik airnya terdengar sangat berirama. Buat pengunjung yang datang bisa langsung bermain air di bawah air terjun ini. bisa mandi sepuasnya, berenang atau sekedar berendam, namun anda perlu berhati – hati sebab terdapat beberapa batu yang cukup licin.

Air terjun yang bermula dari tempat pemandian sapi para warga sekitar ini sekarang menjadi wisata alam yang sangat potensial dan terus menarik pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.  Sehingga mulai dihentikan aktivitas memandikan sapi ditempat itu.

Potensi alamnya memang belum di gali secara maksimal, masih banyak sekali membutuhkan renovasi agar menjadi lebih indah dan cantik. Namun saat ini sudah cukup membuat pengunjung nyaman dan ingin berlama – lama di lokasi air terjun ini.

Bahkan banyak juga yang memanfaatkan lokasi ini sebagai lokasi pemotretan sesi prewedding. Dengan menjadikan air terjun dan hutan sebagai background yang sangat indah. Kamu juga bebas berfoto di tempat ini untuk menuntaskan hobi fotografi kamu atau sekedar berselfie ria untuk mengabadikan momen yang sangat jarang terjadi ini.

Grojogan Tuwondo Mengering via IG @dms_ss

Grojogan Tuwondo Mengering via IG @dms_ss

Ada Endapan Tanah yang Tidak Hanyut 

Meski dibanding dengan air terjun di sekitarnya air terjun ini tidak begitu jernih yang berwarna kecokelatan merah akibat adanya partikel halus tanah merah yang mengalir bersama aliran air.  Hal ini menyebabkan di dasar tanah ada endapan tanah merah yang tidak hanyut.

Namun itu bukanlah sebuah pencemaran lingkungan dan sanitasi, karena sangat aman. Sehingga buat kamu yang ingin bermain air bisa bermain dengan tenang.

Wisata Kuliner

Untuk semua keindahan lokasi wisata ini sayangnya belum menyediakan warung – warung makan dan kedai minumannya. Buat kamu yang merasa lapar dan ingin berwisata kuliner harus keluar lokasi dulu dan mencari makanan di sekitar pemukiman warga. Jadi buat kamu yang ingin berkunjung sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman sendiri.

Tips dan Saran Liburan

Buat kamu yang memiliki rencana berkunjung sebaiknya lihat terlebih dahulu beberapa saran dan tips dari kami agar liburan kamu kali ini lebih menyenangkan. Berikut beberapa tips dan saran dari kami:

  • Melihat lokasinya yang cukup memacu adrenalin dengan melewati jalanan yang berbatu mengharuskan anda memiliki kondisi tubuh dan fit serta kondisi kendaraan yang prima.
  • Lokasi air terjun ini di tengah hutan sehingga hindari penggunaan alas kaki yang tidak nyaman seperti sandal atau sepatu hak tinggi. Sebaiknya pakai sepatu tertutup atau sepatu sneaker
  • Karena lokasi wisata ini belum dilengkapi dengan warung makan, maka dari itu sebaiknya kamu membawa bekal makanan dan minuman dari rumah
  • Bawa juga kamera untuk menikmati beberapa spot foto yang cantik
  • Untuk melengkapi perjalanan sebaiknya bawa perlengkapan kesehatan seperti obat – obatan, tisu, serta minyak angin
  • Buat kamu yang memiliki rencana bermain air sebaiknya bawa baju ganti, pakaian dalam, handuk, serta peralatan mandi
  • Ketika berkunjung sebaiknya ikuti semua peraturan dan larangan ditempat itu untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan. Hindari pula perbuatan tidak menyenangkan di lokasi wisata ini, dengan tetap menjaga sopan santun dan tata karma anda ketika bertamu.

****

Itu tadi ulasan mengenai air terjun tuwondo yang berlokasi di kota Jogja. Tempat ini sangat cocok dijadikan tujuan wisata kamu selanjutnya. Dijamin kamu akan betah berlama – lama di lokasi ini. selamat berkunjung dan terima kasih.

Wisata terkait: Wisata Hits Bantul – Jurang Tembelan

Oke Trans-22